
JAKARTA, BENGKULU TERKINI – Dukungan terhadap kreativitas dan inovasi teknologi anak bangsa kembali ditunjukkan oleh jajaran pemerintahan tertinggi. Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menyempatkan diri untuk melihat secara langsung karya inovatif berupa “rompi anti-tantrum” yang diciptakan oleh mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) pada Kamis (3/9/2026) malam.
Peninjauan ini memperlihatkan perhatian serius pemerintah terhadap hilirisasi hasil riset perguruan tinggi agar dapat diaplikasikan secara nyata di tengah masyarakat.
Bedah Teknologi Rompi Anti-Tantrum dan Manfaat Sosial
Dalam sesi peninjauan tersebut, para mahasiswa pencipta memaparkan cara kerja rompi khusus yang dirancang untuk memberikan efek tenang (deep pressure therapy) bagi individu yang mengalami luapan emosi berlebih atau tantrum, seperti anak-anak berkebutuhan khusus. Teknologi sensor dan desain ergonomis yang disematkan pada rompi ini merupakan hasil riset mendalam di laboratorium kampus.
Wapres Gibran memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas mahasiswa yang mampu menghadirkan solusi aplikatif berbasis teknologi kesehatan psikologis yang inklusif.
Pemerintah berkomitmen untuk memfasilitasi pengembangan produk-produk inovatif lokal agar dapat diproduksi secara massal dan menjangkau masyarakat luas yang membutuhkan.
“Wakil Presiden Gibran meninjau langsung inovasi rompi anti-tantrum hasil karya kreatif mahasiswa Universitas Brawijaya,” ujar pihak istana, Kamis (3/9/2026).
Dorongan Hilirisasi Riset Kampus dan Ekosistem Kreatif
Langkah apresiasi ini dinilai para pengamat pendidikan sebagai dorongan moral yang sangat berarti bagi ekosistem riset di perguruan tinggi Indonesia. Kolaborasi antara dunia akademik, industri, dan pemerintah menjadi kunci agar inovasi mahasiswa tidak hanya berhenti di atas kertas atau meja laboratorium, tetapi benar-benar mendatangkan manfaat ekonomi dan sosial.
Dukungan penuh terhadap karya riset anak muda diyakini mampu memperkuat daya saing bangsa dalam menghadapi era perkembangan teknologi global yang kian kompetitif.
Pemerintah akan terus membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi para inovator muda untuk memamerkan karya terbaik mereka.
Kreativitas tanpa batas adalah motor penggerak masa depan bangsa.
Kunjungan Wapres Gibran melihat inovasi rompi anti-tantrum karya mahasiswa UB pada 3 September 2026 mencerminkan komitmen kuat negara dalam mendukung kemajuan riset lokal. Karya anak bangsa ini diharapkan segera dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah penulis dan kontributor di Bengkulu Terkini yang berfokus menyajikan konten berita yang informatif, menarik, dan terpercaya bagi pembaca digital di seluruh Indonesia.
