
Garis polisi terpasang di kawasan ruko Orchid Taman Baloi, Batam, setelah lokasi tersebut diduga digunakan sebagai markas aktivitas judi online dan praktik love scamming yang menyasar warga negara asing. Aparat kepolisian melakukan pengamanan lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Operasi dilakukan di kawasan Taman Baloi setelah aparat menerima informasi terkait dugaan aktivitas ilegal yang berlangsung di sejumlah unit ruko di area tersebut. Lokasi kini berada dalam pengawasan petugas sambil proses pemeriksaan berjalan.
Love scamming merupakan modus penipuan yang biasanya dilakukan melalui media sosial atau aplikasi komunikasi dengan memanfaatkan hubungan emosional korban untuk memperoleh uang atau keuntungan tertentu. Praktik tersebut dalam beberapa tahun terakhir menjadi perhatian aparat di berbagai negara.
Selain dugaan penipuan daring, aparat juga menyelidiki kemungkinan aktivitas judi online atau judol yang disebut beroperasi dari lokasi tersebut. Polisi masih melakukan pengumpulan barang bukti dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.
Keberadaan garis polisi di area ruko menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Sejumlah warga mengaku baru mengetahui dugaan aktivitas ilegal setelah penggerebekan dilakukan aparat.
Pengamat keamanan siber menilai praktik love scamming dan judi online lintas negara semakin berkembang seiring meningkatnya penggunaan platform digital dan jaringan komunikasi internasional. Karena itu, pengawasan terhadap aktivitas daring dinilai perlu diperkuat.
Hingga kini pihak kepolisian belum memberikan rincian lengkap mengenai jumlah terduga pelaku maupun nilai transaksi yang berkaitan dengan kasus tersebut. Namun penyelidikan disebut masih terus berkembang.
Kasus ini kembali menyoroti maraknya kejahatan siber dan penipuan daring yang memanfaatkan jaringan internasional. Aparat mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan di ruang digital maupun tawaran hubungan personal dari pihak yang tidak dikenal.
