
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia membuka pendaftaran delegasi untuk program ASEAN Youth Fellowship 2026 bagi pemuda Indonesia. Program tersebut ditujukan untuk memperluas pengalaman kepemimpinan, kolaborasi internasional, dan pengembangan kapasitas generasi muda di kawasan Asia Tenggara.
Pendaftaran dibuka dalam waktu terbatas dan dijadwalkan ditutup pada 17 Mei 2026. Kemenpora mengajak pemuda dari berbagai daerah untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai bagian dari penguatan peran generasi muda dalam kerja sama regional ASEAN.
ASEAN Youth Fellowship merupakan program pengembangan kepemimpinan yang mempertemukan peserta dari berbagai negara anggota ASEAN. Program ini biasanya mencakup pelatihan, diskusi lintas budaya, proyek sosial, serta penguatan jejaring antar pemuda kawasan.
Kemenpora menyebut program tersebut diharapkan dapat meningkatkan wawasan global peserta sekaligus memperkuat kontribusi pemuda Indonesia dalam isu-isu regional dan pembangunan berkelanjutan.
Peserta yang lolos seleksi nantinya akan mengikuti berbagai kegiatan bersama delegasi dari negara ASEAN lainnya. Seleksi dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria seperti kemampuan kepemimpinan, pengalaman organisasi, hingga komitmen terhadap isu sosial dan pengembangan masyarakat.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam forum internasional sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia dan diplomasi kepemudaan.
Pengamat pendidikan dan kepemudaan menilai program pertukaran serta fellowship internasional dapat membantu meningkatkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kolaborasi lintas budaya generasi muda Indonesia.
Calon peserta diimbau memperhatikan persyaratan dan jadwal seleksi yang telah ditetapkan karena proses pendaftaran hanya berlangsung hingga pertengahan Mei 2026.
Program ASEAN Youth Fellowship dinilai menjadi salah satu peluang strategis bagi pemuda Indonesia untuk memperluas pengalaman internasional sekaligus membangun jaringan di tingkat regional.



