
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memastikan pemerintah dan PT PLN (Persero) telah mengambil langkah untuk mengatasi gangguan kelistrikan yang sempat menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Kepastian tersebut disampaikan setelah rapat koordinasi yang melibatkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta jajaran PLN guna membahas kondisi pasokan listrik nasional. Pemadaman yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir sebelumnya sempat memicu keluhan masyarakat dan dunia usaha.
Menurut Dasco, hasil pembahasan menunjukkan bahwa pemerintah telah mengidentifikasi sumber persoalan dan menyiapkan langkah perbaikan agar gangguan serupa tidak kembali terjadi. Ia menyatakan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kemungkinan adanya pemadaman bergilir dalam waktu dekat karena PLN telah menyiapkan langkah mitigasi yang diperlukan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan.
Pernyataan tersebut muncul setelah Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memanggil pimpinan PLN untuk meminta penjelasan terkait pemadaman listrik yang terjadi di beberapa wilayah Jawa. Dalam keterangannya, Bahlil menegaskan bahwa gangguan tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan pasokan batu bara bagi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Pemerintah memastikan kebutuhan batu bara untuk pembangkit masih dalam kondisi aman dan mencukupi.
Kementerian ESDM juga membantah berbagai spekulasi yang menyebut pemadaman terjadi akibat terganggunya pasokan energi primer. Berdasarkan hasil koordinasi dengan PLN, gangguan yang muncul lebih berkaitan dengan persoalan teknis pada sistem kelistrikan. Karena itu, fokus pemerintah saat ini adalah mempercepat perbaikan dan memperkuat keandalan jaringan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
PLN sendiri menegaskan kondisi pasokan listrik nasional secara umum masih berada dalam posisi aman dengan cadangan daya yang memadai. Perusahaan pelat merah tersebut terus melakukan evaluasi terhadap sistem pembangkitan, transmisi, dan distribusi guna memastikan pasokan listrik tetap stabil di tengah meningkatnya kebutuhan energi masyarakat dan industri.
Dasco menilai persoalan kelistrikan harus segera diselesaikan karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat maupun dunia usaha. Gangguan pasokan listrik berpotensi menghambat kegiatan ekonomi, operasional industri, hingga pelayanan publik apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Oleh sebab itu, DPR akan terus memantau langkah yang dilakukan pemerintah dan PLN untuk memastikan pelayanan kelistrikan berjalan optimal.
Pemerintah berharap langkah perbaikan yang telah disepakati dapat memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem kelistrikan nasional. Dengan koordinasi yang lebih kuat antara Kementerian ESDM, PLN, dan berbagai pemangku kepentingan, pasokan listrik diharapkan semakin andal sehingga risiko pemadaman bergilir dapat dihindari di masa mendatang.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah penulis dan kontributor di Bengkulu Terkini yang berfokus menyajikan konten berita yang informatif, menarik, dan terpercaya bagi pembaca digital di seluruh Indonesia.




