
Presiden Prabowo Subianto menyoroti pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang dinilai telah mengubah berbagai aspek kehidupan manusia. Sebagai gambaran kemampuan teknologi saat ini, Prabowo menyebut mesin kini mampu mengalahkan para juara dunia catur, sesuatu yang pada masa lalu dianggap sulit dibayangkan. Pernyataan tersebut disampaikan saat berbicara mengenai pentingnya penguasaan teknologi di tengah persaingan global.
Menurut Prabowo, kemajuan AI menunjukkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berlangsung sangat cepat. Oleh karena itu, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus mampu mengembangkan sumber daya manusia yang menguasai inovasi di bidang digital, kecerdasan buatan, robotika, dan sains. Ia menilai penguasaan teknologi akan menjadi salah satu faktor penentu daya saing bangsa pada masa depan.
Dalam penjelasannya, Presiden menggunakan contoh pertandingan catur untuk menggambarkan kemampuan AI dalam melakukan analisis dan pengambilan keputusan secara cepat. Mesin yang didukung teknologi AI kini dapat mengalahkan grandmaster catur melalui kemampuan menghitung jutaan kemungkinan langkah dalam waktu singkat. Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi bukti bahwa teknologi terus mengalami lompatan besar yang harus direspons dengan peningkatan kualitas pendidikan dan inovasi nasional.
Prabowo juga mengingatkan bahwa kemajuan AI tidak hanya membawa peluang, tetapi juga tantangan baru. Teknologi tersebut berpotensi meningkatkan produktivitas di berbagai sektor, namun di sisi lain dapat memengaruhi pola kerja, dunia industri, hingga kebutuhan kompetensi tenaga kerja. Karena itu, pemerintah mendorong penguatan pendidikan berbasis sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) agar Indonesia memiliki talenta yang mampu bersaing di era digital.
Selain meningkatkan kualitas SDM, pemerintah terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi, dunia usaha, dan lembaga riset guna mempercepat penguasaan teknologi strategis. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia dalam menghadapi perkembangan AI yang semakin pesat.
Prabowo menegaskan bahwa penguasaan teknologi menjadi salah satu kunci bagi Indonesia untuk mencapai kemajuan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan kesiapan sumber daya manusia yang berkualitas, Indonesia diharapkan tidak hanya mampu mengikuti perkembangan AI, tetapi juga menjadi salah satu negara yang berperan dalam pengembangan teknologi masa depan.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah penulis dan kontributor di Bengkulu Terkini yang berfokus menyajikan konten berita yang informatif, menarik, dan terpercaya bagi pembaca digital di seluruh Indonesia.




