
Pemenang Logo HUT Ke-81 RI: Karya Ini Bukti Talenta Daerah Mampu Bersaing

Desainer grafis asal Padang, Sumatera Barat, Fajar Novario, mengaku bangga setelah karyanya terpilih sebagai logo resmi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bagi Fajar, kemenangan tersebut bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menunjukkan bahwa talenta kreatif dari daerah memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional.
Fajar mengatakan keberhasilan timnya menjadi bukti bahwa kualitas karya tidak ditentukan oleh domisili atau asal daerah. Menurutnya, kesempatan yang diberikan pemerintah melalui sayembara logo nasional membuka ruang bagi para desainer dari berbagai wilayah untuk menampilkan kreativitas dan gagasan terbaik mereka.
Logo HUT ke-81 RI dipilih melalui mekanisme seleksi yang melibatkan penilaian dewan juri serta pemungutan suara publik. Desain karya Fajar akhirnya memperoleh dukungan terbanyak dan ditetapkan sebagai identitas visual resmi peringatan kemerdekaan Indonesia tahun 2026. Tema HUT ke-81 RI tahun ini adalah “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Menurut Fajar, proses penyusunan desain dilakukan bersama tim melalui berbagai tahapan eksplorasi konsep. Mereka berupaya menghadirkan identitas visual yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga mampu merepresentasikan semangat persatuan dan keberagaman Indonesia.
Ia menuturkan inspirasi desain lahir dari kekayaan budaya Nusantara yang memiliki beragam motif dan karakter. Keberagaman tersebut kemudian diramu menjadi satu kesatuan visual sebagai simbol bahwa perbedaan merupakan fondasi untuk membangun Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.
Fajar juga berharap keberhasilannya dapat memotivasi para desainer muda di berbagai daerah agar terus berkarya dan percaya diri mengikuti kompetisi berskala nasional. Menurutnya, kreativitas tidak mengenal batas wilayah selama didukung kerja keras, proses belajar, dan keberanian menyampaikan ide.
Pemerintah sebelumnya meluncurkan logo resmi HUT ke-81 RI di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Logo tersebut akan digunakan sebagai identitas visual dalam berbagai kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan, mulai dari publikasi pemerintah, media digital, hingga atribut resmi perayaan 17 Agustus. Masyarakat dapat mengunduh aset logo beserta pedoman penggunaannya melalui kanal resmi yang disediakan pemerintah.
Fajar menilai penghargaan yang diterimanya menjadi pengingat bahwa potensi industri kreatif Indonesia tersebar di berbagai daerah. Ia berharap semakin banyak karya anak bangsa yang memperoleh kesempatan tampil di panggung nasional dan berkontribusi membangun identitas Indonesia melalui desain.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah penulis dan kontributor di Bengkulu Terkini yang berfokus menyajikan konten berita yang informatif, menarik, dan terpercaya bagi pembaca digital di seluruh Indonesia.
