
Bos PLN Ungkap Penyebab Pemadaman Bergilir di Jawa, Pasokan Batu Bara Jadi Kendala

PT PLN (Persero) mengungkap penyebab terjadinya pemadaman listrik bergilir yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan gangguan tersebut dipicu oleh terganggunya pasokan batu bara berkalori menengah yang dibutuhkan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), sehingga memengaruhi kemampuan sistem kelistrikan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.
Menurut Darmawan, persoalan pasokan bahan bakar terjadi bersamaan dengan gangguan teknis pada dua pembangkit listrik besar milik perusahaan listrik swasta atau independent power producer (IPP). Kombinasi kedua faktor tersebut menyebabkan cadangan daya sistem Jawa menurun sehingga PLN harus menerapkan manajemen beban melalui pemadaman bergilir untuk menjaga kestabilan jaringan listrik secara keseluruhan.
PLN menegaskan langkah pemadaman bergilir merupakan pilihan terakhir yang dilakukan agar sistem kelistrikan tidak mengalami gangguan yang lebih luas. Perseroan menilai pengaturan beban secara terbatas lebih aman dibanding membiarkan sistem mengalami ketidakseimbangan yang berpotensi memicu pemadaman dalam skala lebih besar.
Darmawan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Ia memastikan seluruh jajaran PLN bekerja penuh selama 24 jam untuk mempercepat pemulihan sistem dan mengembalikan keandalan pasokan listrik di berbagai daerah terdampak.
Untuk mengatasi persoalan pasokan energi primer, PLN berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), termasuk Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara serta Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan. Perusahaan juga mempercepat penyelesaian kontrak dengan pemasok batu bara yang telah mendapatkan penugasan dari pemerintah agar distribusi batu bara ke pembangkit segera kembali normal.
Di sisi lain, PLN terus mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain yang masih beroperasi. Pengaturan operasi sistem dilakukan secara dinamis untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan konsumsi listrik, sekaligus meminimalkan dampak terhadap pelanggan rumah tangga maupun sektor industri.
Perseroan memastikan kondisi pasokan listrik akan dipulihkan secara bertahap seiring normalnya distribusi batu bara dan selesainya perbaikan pada pembangkit yang mengalami gangguan. Manajemen beban akan dihentikan setelah cadangan daya kembali mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sistem kelistrikan Jawa.
PLN berharap langkah-langkah percepatan yang dilakukan bersama pemerintah dapat segera mengembalikan keandalan sistem sehingga aktivitas masyarakat dan dunia usaha dapat berlangsung normal tanpa terganggu pemadaman listrik bergilir. Perseroan juga menegaskan akan terus mengevaluasi ketahanan pasokan energi primer agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.
Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.