
Judi Online Pegawai Pemprov Jabar Catat Transaksi Rp14 Miliar

Aktivitas judi online di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi sorotan setelah ribuan pegawai terverifikasi melakukan transaksi dengan total perputaran dana mencapai sekitar Rp14 miliar. Pemprov Jabar kini melanjutkan pemeriksaan untuk menentukan tingkat pelanggaran dan sanksi bagi pegawai yang terbukti terlibat.
Data tersebut berasal dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang kemudian diverifikasi oleh pemerintah provinsi. Dari 2.694 nama dalam data awal, sebanyak 2.663 pegawai dinyatakan valid. Mereka terdiri atas 419 aparatur sipil negara (ASN), 634 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta 1.610 PPPK paruh waktu.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan nilai transaksi setiap pegawai berbeda cukup jauh. Nominal paling rendah tercatat sebesar Rp10 ribu, sedangkan transaksi terbesar oleh seorang pegawai di salah satu dinas mencapai Rp600 juta.
Namun, angka Rp14 miliar tidak seluruhnya menggambarkan dana yang disetorkan sebagai taruhan. Nilai tersebut merupakan akumulasi perputaran transaksi yang terdeteksi, termasuk uang yang kembali masuk setelah pemain memperoleh kemenangan dan kemudian digunakan lagi dalam aktivitas berikutnya.
Pemprov Jabar masih mendalami keterlibatan para pegawai berdasarkan sejumlah indikator. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui frekuensi transaksi, besaran dana yang digunakan, waktu terjadinya pelanggaran, serta rekam jejak disiplin masing-masing pegawai.
Nilai transaksi juga dapat dibandingkan dengan penghasilan resmi pegawai. Apabila jumlah dana yang berputar jauh melampaui gaji dan tambahan penghasilan, kondisi tersebut dapat menjadi dasar untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap sumber uang.
Hasil pemeriksaan akan menentukan jenis hukuman disiplin yang diberikan. Sanksi dapat berupa penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat, penurunan pangkat, hingga pemutusan kontrak PPPK. Untuk pelanggaran berat, pemberhentian sebagai ASN juga dapat diterapkan.
Temuan ini memperlihatkan besarnya tantangan pemerintah dalam mencegah judi online di lingkungan birokrasi. Pemprov Jabar menegaskan proses pemeriksaan akan dilakukan berdasarkan tingkat keterlibatan setiap pegawai sebelum keputusan sanksi dijatuhkan.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah penulis dan kontributor di Bengkulu Terkini yang berfokus menyajikan konten berita yang informatif, menarik, dan terpercaya bagi pembaca digital di seluruh Indonesia.
