
Sahroni Desak Penyerang Polisi saat Gerebek Narkoba di Kalteng Ditindak Tegas

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta aparat kepolisian bertindak tegas terhadap para pelaku penyerangan yang terjadi saat operasi penggerebekan kasus narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Menurutnya, tindakan kekerasan terhadap petugas yang sedang menjalankan tugas penegakan hukum tidak boleh ditoleransi dan harus diproses secara maksimal sesuai ketentuan yang berlaku.
Sahroni menilai insiden tersebut merupakan bentuk perlawanan serius terhadap aparat negara. Ia menegaskan negara tidak boleh kalah menghadapi kelompok yang berani menyerang petugas, terlebih ketika operasi dilakukan untuk memberantas peredaran narkotika yang selama ini menjadi ancaman bagi masyarakat. Karena itu, ia meminta kepolisian segera menangkap seluruh pihak yang terlibat dalam penyerangan tersebut.
Peristiwa itu terjadi ketika aparat melakukan penggerebekan terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas peredaran narkoba di Kalimantan Tengah. Dalam operasi tersebut, petugas mendapat perlawanan dari sekelompok orang yang menyerang menggunakan senjata tajam dan benda lainnya. Akibat serangan itu, seorang anggota kepolisian gugur saat menjalankan tugas, sementara beberapa personel lainnya mengalami luka-luka.
Menurut Sahroni, aparat penegak hukum perlu memberikan respons yang tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Ia juga meminta kepolisian mengusut tuntas jaringan narkotika yang diduga berada di balik perlawanan tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya aktor intelektual yang menggerakkan massa untuk menghalangi proses penegakan hukum.
Selain penindakan terhadap pelaku, Sahroni mendorong evaluasi terhadap pengamanan dalam operasi pemberantasan narkoba, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Penguatan personel, dukungan peralatan, serta koordinasi lintas satuan dinilai penting untuk meminimalkan risiko terhadap keselamatan petugas saat menjalankan operasi di lapangan.
Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga anggota polisi yang meninggal dunia dalam insiden tersebut. Menurutnya, pengorbanan aparat dalam memberantas narkotika harus mendapat penghormatan, sementara para pelaku penyerangan harus dijatuhi hukuman yang memberikan efek jera. Sahroni berharap proses hukum berjalan cepat dan transparan sehingga dapat menunjukkan komitmen negara dalam melindungi aparat serta memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah penulis dan kontributor di Bengkulu Terkini yang berfokus menyajikan konten berita yang informatif, menarik, dan terpercaya bagi pembaca digital di seluruh Indonesia.