
Buronan Kasus Pemalsuan Meterai Tewas Usai Lompat dari Lantai 7 Apartemen di Depok

Seorang buronan kasus dugaan pemalsuan meterai berinisial AB (36) ditemukan tewas setelah diduga melompat dari lantai tujuh sebuah apartemen di wilayah Depok, Jawa Barat. Polisi menyebut peristiwa tersebut terjadi saat yang bersangkutan masih berstatus daftar pencarian orang (DPO) dan tengah diburu penyidik dalam perkara pemalsuan meterai.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama mengatakan hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan bunuh diri. Berdasarkan pemeriksaan di lokasi kejadian, tidak ditemukan indikasi tindak pidana lain yang menyebabkan kematian korban. Polisi menduga korban nekat mengakhiri hidup setelah mengetahui dirinya menjadi buronan dan sedang dalam proses pengejaran aparat penegak hukum.
Peristiwa tersebut terjadi di sebuah apartemen di Depok pada akhir Juni 2026. Setelah menerima laporan, petugas kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta memeriksa sejumlah barang yang ditemukan di kamar korban. Dari lokasi, polisi mengamankan beberapa barang bukti, termasuk meterai yang diduga berkaitan dengan perkara pemalsuan yang sedang diusut Polda Metro Jaya. Seluruh temuan itu kini diserahkan kepada penyidik untuk kepentingan pengembangan kasus.
Menurut Made, korban diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pemalsuan meterai sebelum akhirnya masuk dalam daftar pencarian orang. Penyidik menduga tekanan akibat status hukum tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong korban mengambil keputusan fatal. Meski demikian, kepolisian menegaskan motif pasti tetap akan didalami melalui pemeriksaan terhadap barang bukti dan keterangan sejumlah saksi.
Usai proses identifikasi selesai, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan atas hasil penyelidikan awal yang menyimpulkan tidak ditemukan unsur kekerasan dari pihak lain. Polisi juga memastikan proses penyidikan perkara pemalsuan meterai tetap berlanjut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya.
Kasus ini menjadi perhatian karena memperlihatkan perkembangan terbaru dalam penyidikan dugaan pemalsuan meterai yang sebelumnya telah menjerat sejumlah pihak. Aparat menegaskan pengusutan perkara tidak berhenti dengan meninggalnya salah satu tersangka, melainkan akan terus dilanjutkan untuk mengungkap jaringan maupun pihak lain yang diduga terlibat dalam tindak pidana tersebut.
Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.
